Kamis, 16 Juli 2009

Ricuh MOS SMAN 1 SRAGEN menggugat

setelah beberapa media cetak meliput berita mos yang akhir-akhir ini beredar dimasyarakat mau,tak mau saya sebagai siswa SMAN 1 Sragen, wajib klarifikasi tentang kejadian ini

Kronologi
Awalnya setelah hari MOS pertama dilangsungkan Bupati sragen menerima sms pengaduan dari siswa bahwa terjadi tindak kekerasan pada salah satu siswa (yaitu berupa penamparan), namun tanpa bukti-bukti yang kuat dan cerita, serta siapakah pengirim sms itu bupati sragen langsung menindak lanjuti tindakan itu dengan cukup ekstrim dan menimbulkan pro dan kontra dengan membubarkan panitia MOS secara tidak langsung dengan membuat jadwal MOS sendiri.
menurut salah satu panitia mos DARI AWAL PERSIAPAN MOS KETUA OSIS SUDAH MENGINGATKAN BAHWA TINDAK KEKERASAN DILARANG KERAS. DAN HAL TERSEBUT TELAH DI IKUTI OLEH SEMUA PANITIA. namun kiranya ada oknum yang kurang berkenan apabila SMAN 1 Sragen sukses dalam pelaksanaan MOS kali ini.
Kalo dilihat secara cermat dalam acara MOS kali ini sebenarnya pihak panitia sudah menaati semua peraturan yang ada, namun mungkin ada hal yang tidak disetujui pemerintahan seperti membawa atribut yang "unik". mengingat hal tersebut gak mungkin kalo MOS SMAN 1 Sragen sampai ada tindak kekerasan.

Pendapat Siswa

para siswa yang mengikuti mos pun juga kecewa akan pembubaran MOS ini, bahkan banyak yang menyesalkan akan tindakan tersebut. Kejadian ini juga menjadi sorotan media masa, bahkan salah satu media masa terkemuka dengan sangat lantang menyebut MOS SMAN 1 sragen sebagai MOS yang kurang baik. Kalo MOS yang mempertahankan NORMA Timur dianggap kurang baik, lalu apakah kita mau membuat semua generasi bangsa menjadi bangsa yang bermoral BARAT???, sebab saya melihat MOS yang boleh dibilang "kurang Mantap" justru diminta dijadikan contoh.
Sekali lagi mari lah untuk saling jaga perasaan dan menjaga lidah kita, Kreatifitas tidak hanya untuk uang namun untuk kepuasaan batin, so peace love and gaul heheheheh

1 komentar:

uyab mengatakan...

salut deh ama siswa2 sekarang, kritis2

ga sutuju juga sih kalo ada pemaksaan satu pihak gitu, harusnya ada kroscek dulu

padahal mos (atau ospek) tu seru banget lho, meskipun kadang ada ga enaknya, tp jadi kenangan tersendiri

----------------
salam kenal dari bandung (lulusan smansa 2004)

Template by : kendhin x-template.blogspot.com